Selasa, 17 Februari 2015

Berita bola : Target Terpenuhi, Shakhtar Cuma Menyesal Tak Manfaatkan Keunggulan Pemain

Berita bola : Target Terpenuhi, Shakhtar Cuma Menyesal Tak Manfaatkan Keunggulan Pemain

sumber berita Target Terpenuhi, Shakhtar Cuma Menyesal Tak Manfaatkan Keunggulan Pemain : detik.com
Lviv - Shakhtar Donetsk berhasil memenuhi target untuk tak kalah dan menjaga peluang lolos. Satu-satunya penyesalan mereka adalah tak mampu memanfaatkan keunggulan jumlah pemain untuk hasil lebih baik.

Menjamu Bayern di Arena Lviv, Rabu (18/2/2015) dinihari WIB, Shakhtar dalam posisi tak lebih diunggulkan. Sang tamu adalah salah satu kandidat juara dengan komposisi pemain top dunia, bahkan datang dengan bekal kemenangan 8-0 di Bundesliga akhir pekan kemarin.

Sedangkan Shakhtar malah baru saja memulai kembali musimnya setelah jeda musim dingin selama lebih dari dua bulan. Terakhir kali mereka bermain sebelum berhadapan dengan Bayern adalah pada 11 Desember silam.

Maka pelatih Shakhtar, Mircea Lucescu, pun mengaku tak pasang target muluk-muluk. Dia cuma berharap timnya tak kalah dari Bayern di leg I sehingga tetap punya peluang di laga kedua nanti.

Target tersebut pada prosesnya berhasil dipenuhi. Tapi Lucescu menilai timnya bisa saja memperbesar kans, mengingat Bayern harus tampil dengan 10 pemain sejak menit ke-65 karena dikartumerahnya Xabi Alonso.

"Target pertama kami adalah tidak kalah, lalu kedua adalah mendapatkan sebuah kesempatan di leg kedua. Kami mendapatkan kesempatan itu," kata Lucescu dikutip situs resmi Bayern.

"Yang saya sesalkan adalah kami tidak mencoba memainkan gaya sepakbola kami sendiri setelah Bayern kehilangan satu pemain," tambahnya.

Statistik menunjukkan Shakhtar mengakhiri pertandingan dengan tertinggal penguasaan bola 41%-59%. Mereka cuma melepaskan satu tembakan sepanjang laga, sementara sang tamu punya delapan upaya.
Mampir juga di web ingin agar cepat hamil. Nuwun sudah berkunjung di Target Terpenuhi, Shakhtar Cuma Menyesal Tak Manfaatkan Keunggulan Pemain

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar