Minggu, 08 Februari 2015

Berita bola : Menjemput Hak dengan Cara PSG

Berita bola : Menjemput Hak dengan Cara PSG

sumber berita Menjemput Hak dengan Cara PSG : detik.com
Musim ini Ligue 1 menawarkan mimpi bagi orang-orang yang masih memiliki rasa cinta terhadap kesebelasan yang mengandalkan segala jenis pemanfaatan kekuatan di luar kekuatan finansial; kesebelasan yang mencari kemenangan lewat penerapan taktik yang tepat, kesebelasan yang dengan sabar melatih para pemain muda menjadi para pemain kelas dunia, atau bahkan kesebelasan yang mengandalkan semangat tinggi saja memiliki peluang menjadi juara --mengangkangi kesebelasan-kesebelasan yang memiliki banyak dana.

Paris Saint-Germain Football Club dan Association Sportive de Monaco Football Club, dua kesebelasan terkaya di Ligue 1 (juga boleh disebut sebagai dua kesebelasan yang baru dapat kembali meraih gelar juara setelah mendapatkan suntikan dana besar dari Qatar dan Rusia), hingga detik ini belum sekalipun benar-benar merasakan posisi pertama. Sebagai catatan, PSG sebenarnya beberapa kali sempat berada di puncak klasemen, namun mereka merasakan posisi tertinggi hanya beberapa jam saja; karena bermain lebih dahulu ketimbang pimpinan klasemen yang sebenarnya. sehingga untuk beberapa saat memiliki keunggulan jumlah angka.

PSG memulai musim dari peringkat ke-11 karena hanya mampu bermain imbang 2-2 dengan Stade de Reims di laga pembuka. Selepas pekan pertama, PSG terus menerus mengalami kenaikan dan penurunan posisi. Les Rouge-et-Bleu pernah, dalam empat pekan, berada di peringkat ketiga, lalu turun ke peringkat keenam, kemudian naik ke posisi kedua, dan setelahnya kembali mengalami penurunan posisi dan duduk di peringkat kelima. Untuk saat ini PSG sedang menduduki posisi ketiga. Entah dimana mereka akan berada esok hari.

Nasser Al-Khelaifi selaku presiden PSG pastinya tidak senang melihat di mana kesebelasannya berada saat ini. Siapa pula yang bahagia melihat investasi besarnya terancam tidak membuahkan gelar juara. Namun setidaknya, nasib Al-Khelaifi lebih baik ketimbang Dmitry Rybolovlev; PSG berada di posisi yang lebih terhormat ketimbang Monaco.

Monaco memulai musim ini lebih buruk dari PSG: dengan tiga kekalahan dari lima pertandingan pertama. Kesebelasan asal Kesultanan Monako ini bahkan sempat merasakan posisi ke-19 selama dua pekan. Tak hanya itu, posisi terbaik Monaco adalah peringkat kelima; posisi yang mereka duduki saat ini. Jika saja Monaco tidak lolos ke fase gugur di ajang Champions League, Jose Leonardo Nunes Alves Sousa Jardim selaku manajer Monaco pasti sudah kehilangan pekerjaannya.



Jika PSG dan Monaco tidak pernah menguasai puncak klasemen, lalu posisi pertama milik siapa? Sejauh ini hanya ada empat kesebelasan yang pernah menguasai puncak klasemen. Jumlah tersebut bisa saja berubah di akhir 24eme journee (pekan ke-24). Dapat pula jumlah tersebut tetap sama adanya.

Stade Malherbe Caen menduduki peringkat pertama di pekan perdana setelah meraih kemenangan tiga gol tanpa balas di Parc des Sports, kandang Evian Thonon Gaillard Football Club. Setelah semua kesebelasan menjalani dua pertandingan, Football Club des Girondins de Bordeaux mengambil alih pimpinan. Pasukan Willy Sagnol bertahan selama tiga pekan.

Pada pekan kelima, Bordeaux turun peringkat ke posisi ketiga. Dengan senang hati Lille Olympique Sporting Club mengambil peluang bertukar posisi. Mengirim Football Club de Nantes pulang dengan tangan hampa dari Stade Pierre-Mauroy, Lille naik ke puncak klasemen. Namun sama seperti Caen, Lille hanya bertahan selama sepekan saja. Setelah Lille, muncul Olympique de Marseille.

Perlahan tapi pasti, para pemain Marseille mulai mengerti kemauan Marcelo Bielsa. Rutin meraih kemenangan sejak pekan ketiga, Marseille akhirnya naik ke puncak klasemen di pekan keenam. Les Phoceens bertahan di puncak klasemen hingga pekan ke-19, dan karenanya mereka mendapatkan gelar tak resmi champion d'automne; juara paruh musim (secara harfiah berarti juara musim gugur).
Mampir juga di site ingin punya anak . Matur nuwun tlah mampir di Menjemput Hak dengan Cara PSG

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar