Senin, 09 Februari 2015

Berita bola : Kecerdikan Mancini Mengutak-Atik Lini Tengah Inter

Berita bola : Kecerdikan Mancini Mengutak-Atik Lini Tengah Inter

sumber berita Kecerdikan Mancini Mengutak-Atik Lini Tengah Inter : detik.com
Inter Milan berhasil menjungkalkan Palermo dengan skor 3-0 di Giuseppe Meazza dinihari tadi. Pasukan Roberto Mancini akhirnya berhasil meraih hasil positif setelah di laga–laga sebelumnya menuai hasil buruk dengan mencatatkan tiga kekalahan beruntun, dua di Serie A dan satu di Coppa Italia.

Mauro Icardi yang mencetak dua gol dan Fredy Guarin yang mencetak satu gol dan satu assist menjadi juru selamat Nerazzurri. Kedua pemain ini seolah melakukan penebusan setelah satu pekan lalu pernah terlibat adu mulut dengan pendukung Inter, yaitu saat ditekuk Sassuolo 1-3. Kemenangan ini pun mengangkat Inter ke posisi sembilan klasemen, terpaut satu angka dari Palermo yang turun satu peringkat ke posisi delapan.

Tidak Ada Lagi Penumpukan di Pusat Lapangan

Mancini menggunakan formasi 4-3-3 dengan mengandalkan Xerdan Shaqiri – Icardi – Rodrigo Palacio di barisan terdepan. Namun, Shaqiri sendiri lebih banyak beroperasi sebagai playmaker ketimbang penyerang sayap dengan Guarin - Gary Medel – Marcelo Brozovic berdiri di belakang Shaqiri sebagai gelandang.

Sepintas terlihat ada kemiripan pola bermain seperti pola 4-3-1-2 di laga-laga sebelumnya yang menuai kekalahan bagi Inter.

Yang membedakan formasi ini adalah penempatan pemain di lini tengah, yaitu tidak terjadi penumpukan di area tengah lapangan (Lihat grafis perbandingan posisi pemain saat melawan Torino dan Sassuolo dengan melawan Palermo di bawah).

Hal ini membuat Palacio dan Shaqiri dapat bersilih berganti menjadi playmaker ketika salah satu pemain tersebut mencoba bergerak melebar untuk membongkar pertahanan Palermo.

Efeknya, penjagaan terhadap Icardi pun berkurang dan nyaris tak terlihat di babak pertama. Pertukaran -pertukaran posisi antara Palacio dan Shaqiri ini menyebabkan konsentrasi pemain belakang Palermo berkurang. Pasalnya Palacio dan Shaqiri juga aktif bergerak melebar untuk membuka ruang bagi Icardi yang diplot sebagai poacher.



Dengan bermain seperti ini, terlihat aliran bola ke lini depan terasa sangat lancar dan cepat. Ruang jelajah Gary Medel yang ditempatkan sebagai gelandang bertahan pun menjadi lebih jelas. Ia bisa menghalau lawan sebelum masuk lebih dalam ke wilayah pertahanan.
Mampir juga di site ingin punya anak . Matur nuwun tlah mampir di Kecerdikan Mancini Mengutak-Atik Lini Tengah Inter

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar