Senin, 16 Februari 2015

Berita bola : Babak 16 Besar Dimulai, Empat Peracik Taktik Mulai Kejar Titel Spesial

Berita bola : Babak 16 Besar Dimulai, Empat Peracik Taktik Mulai Kejar Titel Spesial

sumber berita Babak 16 Besar Dimulai, Empat Peracik Taktik Mulai Kejar Titel Spesial : detik.com
Jakarta - Liga Champions mulai bergulir lagi dan 16 tim siap kembali berupaya menapaki jalan ke takhta juara. Bersama mereka pula hadir 16 sosok peracik taktik, yang empat di antaranya pernah jadi kampiun. Jika bisa mengulanginya musim ini, empat sosok itu pun akan punya capaian khusus.

Entrenador Real Madrid Carlo Ancelotti, Pelatih Bayern Munich Pep Guardiola, Manajer Chelsea Jose Mourinho, dan Roberto Di Matteo selaku peracik taktik Schalke merupakan empat sosok yang sebelumnya pernah menjuarai Liga Champions tersebut sebagai pelatih.

Sejauh ini Ancelotti menjadi satu dari dua pelatih tersukses di Liga Champions dalam hal jumlah trofi. Punya tiga titel, Ancelotti cuma disamai oleh mantan manajer legendaris Liverpool, Bob Paisley.

Ancelotti, yang musim lalu mengantar Madrid juara, meraih dua titel Liga Champions lain (2003 dan 2007) ketika menangani AC Milan. Jika bisa membawa El Real juara lagi musim ini Ancelotti bukan saja akan menjadi pelatih tersukses di ajang tersebut melainkan juga mematahkan "kutukan" juara bertahan di era Liga Champions--kali terakhir sebuah tim mampu mempertahankan gelar juara di ajang ini adalah ketika masih menggunakan format Piala Champions pada 1990 silam atas nama AC Milan, yang kebetulan juga diperkuat Ancelotti sebagai pemain.

Jika seandainya mampu membimbing Madrid ke final tanpa jadi juara pun Ancelotti sebenarnya juga sudah akan menorehkan catatan istimewa lain, yakni pelatih paling sering ke partai puncak. Sebagai pelatih Ancelotti sudah empat kali ke final, tiga kali juara dan sekali runner-up, setara dengan jumlah Sir Alex Ferguson dan Miguel Munoz.

Beda cerita jika Bayern yang berjaya di Liga Champions musim ini. Hal itu akan membuat Guardiola, yang menjuarai edisi 2009 dan 2011 bersama Barcelona, sejajar dengan Paisley dan Ancelotti dengan tiga titel. Skenario juara untuk Bayern juga akan membuat Guardiola mampu menjuarai Liga Champions bersama dua klub berbeda, sesuatu yang sebelumnya cuma dilakukan Ancelotti, Mourinho, Jupp Heynckes, Ottmar Hitzfeld, dan Ernst Happel.

Sementara itu Mourinho, juara edisi 2004 bersama Porto dan edisi 2010 dengan Inter Milan, akan punya capaian lain lagi jika berhasil mengantar Chelsea melewati fase demi fase untuk kemudian jadi juara: ia akan menjadi pelatih pertama dalam sejarah kompetisi ini untuk menjadi juara dengan tiga klub berbeda, sesuatu yang belum pernah dilakukan pelatih mana pun.

Di antara jajaran nama-nama itu terseliplah Di Matteo di Schalke--yang jelas kalah gemerlap dibandingkan Madrid, Bayern, dan Chelsea. Namun, sentuhan tangan Di Matteo sama sekali tak bisa disepelekan karena ia toh mampu mengantar Chelsea menjuarai Liga Champions 2011–12.

Menariknya, keberhasilan Di Matteo mengantar The Blues juara pada saat itu dilakukannya cuma beberapa bulan setelah ditunjuk jadi caretaker. Peran Di Matteo di final saat itu kian menarik mengingat Chelsea dihadapkan dengan Bayern yang di atas kertas lebih diunggulkan.

Nah, seandainya musim ini Schalke juara maka Di Matteo pun akan kembali menjadi peracik taktik yang membawa timnya juara meskipun baru datang sebagai pengganti di tengah-tengah musim--mengingat ia baru menukangi Royal Blues pada 7 Oktober lalu untuk menggantikan Jens Keller. ESPN menyebut belum pernah ada pelatih yang mampu dua kali melakukannya.
Mampir juga di web ingin agar cepat hamil. Nuwun sudah berkunjung di Babak 16 Besar Dimulai, Empat Peracik Taktik Mulai Kejar Titel Spesial

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar