Kamis, 05 Februari 2015

Berita bola : United Pasca Tragedi Munich sebagai Manchester Phoenix

Berita bola : United Pasca Tragedi Munich sebagai Manchester Phoenix

sumber berita United Pasca Tragedi Munich sebagai Manchester Phoenix : detik.com
Tak semua orang bisa bangkit dari keterpurukan. Apalagi ketika jatuhnya tersebut sedang mendekati fase puncak kesuksesan.

Sebelum generasi hebat angkatan 1992 atau yang lebih dikenal dengan Class of 92, Manchester United sebenarnya pernah punya didikan yang konon lebih hebat pada periode 50-an. Generasi ini dipimpin langsung oleh Matt Busby, salah seorang legenda besar United. Karena mayoritas berisi anak muda, kesebelasan ini kemudian diberi julukan Busby Babes.

Mereka berhasil menjadi juara liga dua kali berturut-turut (1956 dan 1957). United pula yang menjadi kesebelasan Inggris pertama yang tampil di kompetisi Eropa. Meski menjadi kesebelasan Inggris pertama yang berpartisipasi, prestasinya tak main-main yakni mampu menembus fase semifinal. Dikalahkan oleh tim juara Piala Champions tahun 1957, Real Madrid, yang pada masa itu menjadi kekuatan yang nyaris tak bisa diruntuhkan.

Tetapi nahas, justru saat perjalanan Eropa pada musim berikutnya mereka mengalami bencana kecelakaan pesawat. Padahal saat itu banyak yang beranggapan Manchester United adalah salah satu kandidat kuat juara. Kembalinya dari Yugoslavia selepas mengalahkan Red Star Belgrade di perempat final, pesawat gagal lepas landas saat transit di kota Munich pada 5 Februari 1958. Mereka diburu waktu karena jadwal ketat liga, sehingga harus secepatnya kembali ke Inggris.

Dari total 38 penumpang dan 6 awak pesawat carteran tersebut, 23 diantaranya tewas termasuk pemain dan staf. Tetapi momen ini justru menjadi salah satu tonggak kebangkitan Manchester United. Kekuatan kesebelasan dibangun ulang dengan semangat berlipat-lipat. Seiring dengan itu simpati kemudian juga datang dari seluruh Inggris bahkan sebagian Eropa. Nama Manchester United akhirnya justru lebih dikenal orang lebih cepat, membawa daya tarik pemain untuk bermain di Old Trafford.

Kisah di atas, yang sebagian besar sudah anda ketahui, menjadi pre-teks atas film berjudul United yang rilis pada 2011.



Ada dua tokoh yang mendapat porsi besar dalam film ini. Bintang United saat itu, Bobby Charlton, dan Jimmy Murphy, asisten yang menggantikan Busby setelah kecelakaan. Keduanya tak ikut menjadi korban, Bobby hanya mengalami luka-luka sedangkan Murphy tidak berada di rombongan karena sedang menjalani pekerjaan keduanya sebagai pelatih Wales.

Dua nama yang disebut tadi memang seharusnya mendapat porsi khusus. Bobby Charlton bukan hanya bintang Manchester United sebenarnya, tetapi ia juga aset sepakbola Inggris. Jasanya turut mengantarkan The Three Lions meraih trofi Piala Dunia pertama sekaligus satu-satunya pada 1966. Salah satu penyerang terbaik yang pernah dimiliki oleh Inggris.

Sedangkan Murphy bagaimanapun punya andil yang sangat besar di balik Busby Babes. Ia berperan aktif dalam menyeleksi sekaligus melatih para anak muda tadi sehingga mampu bersatu menjadi kesebelasan tangguh. Hasil kerjanya bukan hanya sekadar saat Busby sedang dalam masa penyembuhan selepas kecelakaan seperti anggapan banyak orang selama ini.
Mampir juga di site ingin punya anak . Matur nuwun tlah mampir di United Pasca Tragedi Munich sebagai Manchester Phoenix

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar