Kamis, 05 Februari 2015

Berita bola : Suatu Hari, 6 Februari 1958 ...

Berita bola : Suatu Hari, 6 Februari 1958 ...

sumber berita Suatu Hari, 6 Februari 1958 ... : detik.com
Old Trafford sudah lama berdiri megah di salah satu sudut di Kota Manchester. Setiap pertandingan bisa melibatkan lebih dari 75.000 orang, termasuk pemain dan penonton, atas nama Manchester United: kesebelasan paling dominan dan paling populer di dunia.

Bagi Anda yang beruntung yang sudah pernah mengunjungi stadion sakral tersebut, ada salah satu sudut di stadion di mana tribun timur dan tribun selatan bertemu. Pada dinding melengkung tersebut terdapat sebuah jam, dengan tanggal yang permanen selalu menunjukkan “6 Februari 1958”.

Mengutip International Herald Tribune, itu adalah hari ketika waktu tiba-tiba berhenti untuk Manchester United. Meninggalnya delapan pemain dan tiga staf klub di hari terjadinya kecelakan pesawat di Munich, digambarkan sebagai “hari paling kelam sepanjang sejarah sepakbola” oleh surat kabar The Times.

Hari yang kelam tersebut datang dalam satu tahun yang dimulai begitu cerah untuk bintang muda Manchester United, mereka dijuluki Busby Babes sesuai dengan nama pelatih mereka yang penuh inspirasi, Sir Matt Busby.

Ketika Busby ditunjuk sebagai manajer United pada tahun 1945, kesebelasan ini bahkan tidak memiliki “rumah”-nya. Old Trafford saat itu hanyalah puing-puing berserakan akibat bom Luftwaffe pada Perang Dunia II. Dalam hampir satu dekade, stadion itu mengalami pembangunan ulang dan menjalani perjalanan yang sangat panjang hingga bisa sampai kepada sekarang ini: “Theatre of Dreams”.

Busby Babes generasi pertama

Saat itu United memiliki usia rata-rata di skuat yang hanya berusia 21 tahun. Saat itu mereka merebut gelar liga di tahun 1956. Semua pembicaraan di sepakbola Inggris saat itu adalah seputar bahwa 1957/1958 adalah musim ketika Busby Babes “bisa menjadi generasi terbesar sepanjang masa”, bukan hanya untuk United, tapi juga untuk tim nasional Inggris.

Kesebelasan ini melibatkan nama-nama besar seperti Bobby Charlton, yang kemudian bermain lebih dari 100 pertandingan untuk timnas Inggris dan menjadi pemain dengan catatan pencetak gol terbanyak untuk negaranya tersebut.

Nama yang tidak kalah ketinggalan tenar saat itu adalah Duncan Edwards. Edwards sudah “diciduk” oleh Busby pada usia 12 tahun dan melakukan debutnya pada usia 16 tahun. Ia mendapatkan panggilan ke timnas Inggris hanya beberapa bulan setelah berulang tahun ke-18.

“Dalam karakter dan semangat Duncan Edwards saya melihat kebangkitan rohani sejati sepakbola Inggris,” kata pelatih Inggris saat itu, Walter Winterbottom.
Mampir juga di site ingin punya anak . Matur nuwun tlah mampir di Suatu Hari, 6 Februari 1958 ...

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar