Berita bola : Lupakan Kegagalan Piala FA, MU Fokus ke Spurs
sumber berita Lupakan Kegagalan Piala FA, MU Fokus ke Spurs : detik.com Silahkan Baca juga blog tips supaya segera memiliki anak . Xie xie Anda sudah berkunjung di Lupakan Kegagalan Piala FA, MU Fokus ke Spurs
Kamis, 12 Maret 2015
Berita bola : Dua Kunci Kesuksesan PSG: Mematikan Hazard dan Strategi Pergantian Pemain
Berita bola : Dua Kunci Kesuksesan PSG: Mematikan Hazard dan Strategi Pergantian Pemain
sumber berita Dua Kunci Kesuksesan PSG: Mematikan Hazard dan Strategi Pergantian Pemain : detik.com
sumber berita Dua Kunci Kesuksesan PSG: Mematikan Hazard dan Strategi Pergantian Pemain : detik.com
Paris Saint Germain berhasil membalas dendam mereka tahun lalu. Pada Liga Champions musim 2013/14 lalu, mereka dijungkalkan Chelsea pada menit-menit akhir pertandingan. Namun, tahun ini, giliran mereka yang membuat Chelsea menangis di menit-menit akhir.
Setelah bermain imbang 1-1 di kandang PSG, di laga leg kedua PSG sukses menyarangkan dua gol. Karenanya, meski laga berakhir imbang 2-2, mereka mampu lolos karena keunggulan gol tandang.
Chelsea memainkan kekuatan penuhnya pada pertandingan kali ini. Tidak ada pemain yang tidak bisa diturunkan oleh Jose Mourinho akibat cedera maupun akumulasi kartu. Mourinho pun memainkan pemain-pemain yang biasa dimainkannya pada laga-laga sebelumnya.
Diego Costa dimainkan dengan dibantu oleh Oscar, Eden Hazard, dan Ramires sebegai gelandang serang di belakang striker. Sedangkan sebagai poros ganda, Mourinho tetap mempercayakan pada Fabregas dan Nemanja Matic.
Di kubu tim tamu, sang pelatih Laurent Blanc harus kehilangan satu pemain andalannya, Van der Wiel. Absennya bek sayap kanan asal Belanda ini membuat Blanc harus menggeser Marquinhos sebagai bek sayap. Sedangka di depan, Blanc kali ini mempercayakan trio Ibrahimovic, Cavani, dan Pastore sebagai trio penyerang.

Kemampuan PSG Meredam Hazard dan Diego Costa
Dengan modal skor 1-1 yang diraih Chelsea pada pertemuan leg pertama di kandang PSG, Chelsea hanya membutuhkan hasil imbang 0-0 untuk bisa lolos ke babak 8 besar. Namun Chelsea sama sekali tidak melihat ingin mengakhiri pertandingan dengan skor 0-0. Sejak kickoff babak pertama, anak asuh Jose Mourinho langsung keluar menyerang.
Salah satu jalur serangan Chelsea adalah melalui sayap kiri dengan memanfaatkan penyerang sayap asal Belgia, Eden Hazard. Kemampuan menggiring bola Hazard tentu saja menjadi ancaman tersendiri bagi barisan pertahanan PSG.
Namun Blanc bukannya tidak menyiapkan apa-apa untuk Hazard. Marquinhos dan Marco Veratti menjadi tembok berlapis yang berfungsi untuk menghalau pergerakan Hazard.
Silahkan Baca juga blog tips supaya segera memiliki anak . Xie xie Anda sudah berkunjung di Dua Kunci Kesuksesan PSG: Mematikan Hazard dan Strategi Pergantian Pemain
Setelah bermain imbang 1-1 di kandang PSG, di laga leg kedua PSG sukses menyarangkan dua gol. Karenanya, meski laga berakhir imbang 2-2, mereka mampu lolos karena keunggulan gol tandang.
Chelsea memainkan kekuatan penuhnya pada pertandingan kali ini. Tidak ada pemain yang tidak bisa diturunkan oleh Jose Mourinho akibat cedera maupun akumulasi kartu. Mourinho pun memainkan pemain-pemain yang biasa dimainkannya pada laga-laga sebelumnya.
Diego Costa dimainkan dengan dibantu oleh Oscar, Eden Hazard, dan Ramires sebegai gelandang serang di belakang striker. Sedangkan sebagai poros ganda, Mourinho tetap mempercayakan pada Fabregas dan Nemanja Matic.
Di kubu tim tamu, sang pelatih Laurent Blanc harus kehilangan satu pemain andalannya, Van der Wiel. Absennya bek sayap kanan asal Belanda ini membuat Blanc harus menggeser Marquinhos sebagai bek sayap. Sedangka di depan, Blanc kali ini mempercayakan trio Ibrahimovic, Cavani, dan Pastore sebagai trio penyerang.

Kemampuan PSG Meredam Hazard dan Diego Costa
Dengan modal skor 1-1 yang diraih Chelsea pada pertemuan leg pertama di kandang PSG, Chelsea hanya membutuhkan hasil imbang 0-0 untuk bisa lolos ke babak 8 besar. Namun Chelsea sama sekali tidak melihat ingin mengakhiri pertandingan dengan skor 0-0. Sejak kickoff babak pertama, anak asuh Jose Mourinho langsung keluar menyerang.
Salah satu jalur serangan Chelsea adalah melalui sayap kiri dengan memanfaatkan penyerang sayap asal Belgia, Eden Hazard. Kemampuan menggiring bola Hazard tentu saja menjadi ancaman tersendiri bagi barisan pertahanan PSG.
Namun Blanc bukannya tidak menyiapkan apa-apa untuk Hazard. Marquinhos dan Marco Veratti menjadi tembok berlapis yang berfungsi untuk menghalau pergerakan Hazard.
Berita bola : Dua Kunci Kesuksesan PSG: Mematikan Hazard dan Strategi Pergantian Pemain
Berita bola : Dua Kunci Kesuksesan PSG: Mematikan Hazard dan Strategi Pergantian Pemain
sumber berita Dua Kunci Kesuksesan PSG: Mematikan Hazard dan Strategi Pergantian Pemain : detik.com
sumber berita Dua Kunci Kesuksesan PSG: Mematikan Hazard dan Strategi Pergantian Pemain : detik.com
Paris Saint Germain berhasil membalas dendam mereka tahun lalu. Pada Liga Champions musim 2013/14 lalu, mereka dijungkalkan Chelsea pada menit-menit akhir pertandingan. Namun, tahun ini, giliran mereka yang membuat Chelsea menangis di menit-menit akhir.
Setelah bermain imbang 1-1 di kandang PSG, di laga leg kedua PSG sukses menyarangkan dua gol. Karenanya, meski laga berakhir imbang 2-2, mereka mampu lolos karena keunggulan gol tandang.
Chelsea memainkan kekuatan penuhnya pada pertandingan kali ini. Tidak ada pemain yang tidak bisa diturunkan oleh Jose Mourinho akibat cedera maupun akumulasi kartu. Mourinho pun memainkan pemain-pemain yang biasa dimainkannya pada laga-laga sebelumnya.
Diego Costa dimainkan dengan dibantu oleh Oscar, Eden Hazard, dan Ramires sebegai gelandang serang di belakang striker. Sedangkan sebagai poros ganda, Mourinho tetap mempercayakan pada Fabregas dan Nemanja Matic.
Di kubu tim tamu, sang pelatih Laurent Blanc harus kehilangan satu pemain andalannya, Van der Wiel. Absennya bek sayap kanan asal Belanda ini membuat Blanc harus menggeser Marquinhos sebagai bek sayap. Sedangka di depan, Blanc kali ini mempercayakan trio Ibrahimovic, Cavani, dan Pastore sebagai trio penyerang.

Kemampuan PSG Meredam Hazard dan Diego Costa
Dengan modal skor 1-1 yang diraih Chelsea pada pertemuan leg pertama di kandang PSG, Chelsea hanya membutuhkan hasil imbang 0-0 untuk bisa lolos ke babak 8 besar. Namun Chelsea sama sekali tidak melihat ingin mengakhiri pertandingan dengan skor 0-0. Sejak kickoff babak pertama, anak asuh Jose Mourinho langsung keluar menyerang.
Salah satu jalur serangan Chelsea adalah melalui sayap kiri dengan memanfaatkan penyerang sayap asal Belgia, Eden Hazard. Kemampuan menggiring bola Hazard tentu saja menjadi ancaman tersendiri bagi barisan pertahanan PSG.
Namun Blanc bukannya tidak menyiapkan apa-apa untuk Hazard. Marquinhos dan Marco Veratti menjadi tembok berlapis yang berfungsi untuk menghalau pergerakan Hazard.
Silahkan Baca juga blog tips supaya segera memiliki anak . Xie xie Anda sudah berkunjung di Dua Kunci Kesuksesan PSG: Mematikan Hazard dan Strategi Pergantian Pemain
Setelah bermain imbang 1-1 di kandang PSG, di laga leg kedua PSG sukses menyarangkan dua gol. Karenanya, meski laga berakhir imbang 2-2, mereka mampu lolos karena keunggulan gol tandang.
Chelsea memainkan kekuatan penuhnya pada pertandingan kali ini. Tidak ada pemain yang tidak bisa diturunkan oleh Jose Mourinho akibat cedera maupun akumulasi kartu. Mourinho pun memainkan pemain-pemain yang biasa dimainkannya pada laga-laga sebelumnya.
Diego Costa dimainkan dengan dibantu oleh Oscar, Eden Hazard, dan Ramires sebegai gelandang serang di belakang striker. Sedangkan sebagai poros ganda, Mourinho tetap mempercayakan pada Fabregas dan Nemanja Matic.
Di kubu tim tamu, sang pelatih Laurent Blanc harus kehilangan satu pemain andalannya, Van der Wiel. Absennya bek sayap kanan asal Belanda ini membuat Blanc harus menggeser Marquinhos sebagai bek sayap. Sedangka di depan, Blanc kali ini mempercayakan trio Ibrahimovic, Cavani, dan Pastore sebagai trio penyerang.

Kemampuan PSG Meredam Hazard dan Diego Costa
Dengan modal skor 1-1 yang diraih Chelsea pada pertemuan leg pertama di kandang PSG, Chelsea hanya membutuhkan hasil imbang 0-0 untuk bisa lolos ke babak 8 besar. Namun Chelsea sama sekali tidak melihat ingin mengakhiri pertandingan dengan skor 0-0. Sejak kickoff babak pertama, anak asuh Jose Mourinho langsung keluar menyerang.
Salah satu jalur serangan Chelsea adalah melalui sayap kiri dengan memanfaatkan penyerang sayap asal Belgia, Eden Hazard. Kemampuan menggiring bola Hazard tentu saja menjadi ancaman tersendiri bagi barisan pertahanan PSG.
Namun Blanc bukannya tidak menyiapkan apa-apa untuk Hazard. Marquinhos dan Marco Veratti menjadi tembok berlapis yang berfungsi untuk menghalau pergerakan Hazard.
Berita bola : Roma Imbang di Markas Fiorentina, Garcia: Pantasnya Kami Menang
Berita bola : Roma Imbang di Markas Fiorentina, Garcia: Pantasnya Kami Menang
sumber berita Roma Imbang di Markas Fiorentina, Garcia: Pantasnya Kami Menang : detik.com
sumber berita Roma Imbang di Markas Fiorentina, Garcia: Pantasnya Kami Menang : detik.com
Florence - Saat dijamu Fiorentina di Liga Europa, Allenatore AS Roma Rudi Garcia menilai timnya sudah tampil jauh lebih baik daripada performa belakangan ini. Itu mengapa Garcia merasa kemenangan akan lebih pantas buat Roma alih-alih hasil seri belaka.
Lawatan Roma ke markas Fiorentina di partai leg pertama babak 16 besar Liga Europa, Jumat (13/3/2015) dinihari WIB, berakhir dengan hasil imbang 1-1. Josip Ilicic membawa tuan rumah unggul lebih dulu sebelum disamakan tim tamu lewat Seydou Keita. Roma sebenarnya punya peluang emas untuk mencetak gol lain seandainya eksekusi penalti Adem Ljajic di menit ke-60 membuahkan hasil.
"Hari ini kami sepantasnya meraih kemenangan karena kami cuma kesulitan di menit-menit awal dan kemudian memperlihatkan sisi yang berbeda dari yang kami perlihatkan belakangan ini," kata Garcia kepada Mediaset Premium yang dikutip Football Italia.
Sejak pergantian tahun Roma cuma bisa meraih empat kemenangan dari seluruh kompetisi meskipun juga baru sekali menelan kekalahan, yakni atas Fiorentina di Coppa Italia. Sisa pertandingannya pada periode ini berakhir dengan hasil seri.
Pun begitu Garcia menilai bahwa Giallorossi sudah memperlihatkan performa terbaiknya di markas La Viola. Itu mengapa ia merasa kemenangan akan lebih pantas buat para pemainnya.
"Saya melihat 70 menit Roma sejati, sebuah Roma yang ambisius yang ingin mencetak setidaknya satu gol tandang. Saya menyaksikan Roma sebagaimana yang bermain di laga-laga terdahulu, seperti di awal pertandingan lawan Verona atau laga tandang di markas Feyenoord," sebut Garcia.
"Kami menggulirkan bola dengan baik dan memperlihatkan penampilan menarik, tapi saya masih merasa kami mestinya bisa menang," tuturnya.
Silahkan Baca juga blog tips supaya segera memiliki anak . Xie xie Anda sudah berkunjung di Roma Imbang di Markas Fiorentina, Garcia: Pantasnya Kami Menang
Lawatan Roma ke markas Fiorentina di partai leg pertama babak 16 besar Liga Europa, Jumat (13/3/2015) dinihari WIB, berakhir dengan hasil imbang 1-1. Josip Ilicic membawa tuan rumah unggul lebih dulu sebelum disamakan tim tamu lewat Seydou Keita. Roma sebenarnya punya peluang emas untuk mencetak gol lain seandainya eksekusi penalti Adem Ljajic di menit ke-60 membuahkan hasil.
"Hari ini kami sepantasnya meraih kemenangan karena kami cuma kesulitan di menit-menit awal dan kemudian memperlihatkan sisi yang berbeda dari yang kami perlihatkan belakangan ini," kata Garcia kepada Mediaset Premium yang dikutip Football Italia.
Sejak pergantian tahun Roma cuma bisa meraih empat kemenangan dari seluruh kompetisi meskipun juga baru sekali menelan kekalahan, yakni atas Fiorentina di Coppa Italia. Sisa pertandingannya pada periode ini berakhir dengan hasil seri.
Pun begitu Garcia menilai bahwa Giallorossi sudah memperlihatkan performa terbaiknya di markas La Viola. Itu mengapa ia merasa kemenangan akan lebih pantas buat para pemainnya.
"Saya melihat 70 menit Roma sejati, sebuah Roma yang ambisius yang ingin mencetak setidaknya satu gol tandang. Saya menyaksikan Roma sebagaimana yang bermain di laga-laga terdahulu, seperti di awal pertandingan lawan Verona atau laga tandang di markas Feyenoord," sebut Garcia.
"Kami menggulirkan bola dengan baik dan memperlihatkan penampilan menarik, tapi saya masih merasa kami mestinya bisa menang," tuturnya.
Berita bola : Fiorentina-Roma Berakhir Sama Kuat 1-1
Berita bola : Fiorentina-Roma Berakhir Sama Kuat 1-1
sumber berita Fiorentina-Roma Berakhir Sama Kuat 1-1 : detik.com
sumber berita Fiorentina-Roma Berakhir Sama Kuat 1-1 : detik.com
Firenze - Pertarungan sengit terjadi di Firenze pada leg I babak 16 besar Liga Europa. Fiorentina sebagai tuan rumah unggul lebih dulu, namun AS Roma akhirnya bisa memaksakan hasil imbang. Skor akhir, 1-1.
Pada pertandingan yang berlangsung di Artemio Franchi, Jumat (13/3) dinihari WIB, Fiorentina tampil menekan sejak awal. Vincenzo Montella tidak memasang penyerang murni di lini depan. Dia menaruh trio Joaquin, Mohamed Salah, dan Josip Ilicic. Satu-satunya penyerang murni yang dibawa, Khouma Babacar, mengawali laga dari bangku cadangan.
Di sisi seberang, Roma juga menurunkan formasi ofensif dengan Juan Iturbe, Adem Ljajic, dan Alessandro Florenzi berada di lini depan. Dalam catatan ESPNFC, Roma memang memiliki lebih sedikit attempt dibandingkan Fiorentina. Namun, attempts on target I Lupi justru lebih banyak.
Fiorentina menorehkan 16 attempts sepanjang pertandingan ini, namun hanya 2 di antaranya yang tepat sasaran. Sementara, Roma punya 9 attempts, tapi 4 di antaranya tepat sasaran.
Di awal-awal pertandingan, Salah dan Ilicic sempat mengancam gawang Roma. Namun, peluang yang didapat oleh keduanya belum mampu menggetarkan jala tim tamu. Barulah pada menit ke-17 Fiorentina bisa unggul.
Gol pembuka tuan rumah diawali oleh salah oper yang dilakukan oleh Daniele De Rossi. Dari kesalahan De Rossi itu, Fiorentina langsung melakukan serangan balik cepat. Salah langsung menerobos area final third sebelum akhirnya melepaskan umpan terobosan ke arah kanan. Di kanan, Ilicic sudah menunggu. Setelah menahan bola sejenak, Ilicic langsung melepaskan sepakan kaki kanan dari sudut sempit.
Tiga menit berselang, Iturbe mendapatkan kesempatan untuk menyamakan kedudukan. Namun, sepakan pemain depan Roma itu masih bisa dihentikan oleh kiper Fiorentina, Neto.Next
Silahkan Baca juga blog tips supaya segera memiliki anak . Xie xie Anda sudah berkunjung di Fiorentina-Roma Berakhir Sama Kuat 1-1
Pada pertandingan yang berlangsung di Artemio Franchi, Jumat (13/3) dinihari WIB, Fiorentina tampil menekan sejak awal. Vincenzo Montella tidak memasang penyerang murni di lini depan. Dia menaruh trio Joaquin, Mohamed Salah, dan Josip Ilicic. Satu-satunya penyerang murni yang dibawa, Khouma Babacar, mengawali laga dari bangku cadangan.
Di sisi seberang, Roma juga menurunkan formasi ofensif dengan Juan Iturbe, Adem Ljajic, dan Alessandro Florenzi berada di lini depan. Dalam catatan ESPNFC, Roma memang memiliki lebih sedikit attempt dibandingkan Fiorentina. Namun, attempts on target I Lupi justru lebih banyak.
Fiorentina menorehkan 16 attempts sepanjang pertandingan ini, namun hanya 2 di antaranya yang tepat sasaran. Sementara, Roma punya 9 attempts, tapi 4 di antaranya tepat sasaran.
Di awal-awal pertandingan, Salah dan Ilicic sempat mengancam gawang Roma. Namun, peluang yang didapat oleh keduanya belum mampu menggetarkan jala tim tamu. Barulah pada menit ke-17 Fiorentina bisa unggul.
Gol pembuka tuan rumah diawali oleh salah oper yang dilakukan oleh Daniele De Rossi. Dari kesalahan De Rossi itu, Fiorentina langsung melakukan serangan balik cepat. Salah langsung menerobos area final third sebelum akhirnya melepaskan umpan terobosan ke arah kanan. Di kanan, Ilicic sudah menunggu. Setelah menahan bola sejenak, Ilicic langsung melepaskan sepakan kaki kanan dari sudut sempit.
Tiga menit berselang, Iturbe mendapatkan kesempatan untuk menyamakan kedudukan. Namun, sepakan pemain depan Roma itu masih bisa dihentikan oleh kiper Fiorentina, Neto.Next
Berita bola : Mancini Sebut Inter Sudah Hadiahkan Wolfsburg Tiga Gol
Berita bola : Mancini Sebut Inter Sudah Hadiahkan Wolfsburg Tiga Gol
sumber berita Mancini Sebut Inter Sudah Hadiahkan Wolfsburg Tiga Gol : detik.com
sumber berita Mancini Sebut Inter Sudah Hadiahkan Wolfsburg Tiga Gol : detik.com
Wolfsburg - Allenatore Inter Milan Roberto Mancini menyebut timnya sudah menghadiahkan gol-gol kepada Wolfsburg, meskipun ia tidak sepenuhnya menyalahkan kiper Juan Pablo Carrizo.
Inter mengawali pertandingan leg pertama babak 16 besar Liga Europa di markas Wolfsburg, Jumat (13/3/2015) dinihari WIB, dengan menjanjikan usai Rodrigo Palacio bikin gol di menit ke-6.
Akan tetapi, Nerazzurri setelah itu kebobolan tiga gol dan kalah 1-3. Carrizo jadi sorotan akibat performanya yang kurang oke di bawah mistar dan bahkan berperan dalam gol Wolfsburg ketika operannya yang tak akurat berujung pada gol kedua tim tuan rumah.
"Kami memulai dengan baik kemudian mulai menderita setelah Wolfsburg menyamakan kedudukan dan kami menghadiahkan mereka tiga gol," nilai Mancini seperti dilansir Football Italia.
"Kami harusnya bisa lebih hati-hati, Carrizo juga mengalami situasi yang amat sial. Pertandingannya sebenarnya berjalan baik, sayang sekali ada kesalahan-kesalahan itu. Gol-gol mereka merupakan hadiah dari kami.
"Kesalahan bisa menimpa kiper dan operannya yang salah sasaran juga merupakan kesalahan dari pemain bertahan kami karena tidaklah tepat untuk selalu mengoper ke kiper. Mereka harusnya berusaha mengoper ke depan dan lebih berani," sebutnya.
Mancini kemudian ditanya apa ia menyesal sudah memilih Carrizo untuk pertandingan tersebut alih-alih kiper pertama Samir Handanovic.
"Ia selalu bermain di ajang ini dan sudah bermain amat baik. Kekalahan kali ini bukanlah kesalahannya," ucap Mancini.
Silahkan Baca juga blog tips supaya segera memiliki anak . Xie xie Anda sudah berkunjung di Mancini Sebut Inter Sudah Hadiahkan Wolfsburg Tiga Gol
Inter mengawali pertandingan leg pertama babak 16 besar Liga Europa di markas Wolfsburg, Jumat (13/3/2015) dinihari WIB, dengan menjanjikan usai Rodrigo Palacio bikin gol di menit ke-6.
Akan tetapi, Nerazzurri setelah itu kebobolan tiga gol dan kalah 1-3. Carrizo jadi sorotan akibat performanya yang kurang oke di bawah mistar dan bahkan berperan dalam gol Wolfsburg ketika operannya yang tak akurat berujung pada gol kedua tim tuan rumah.
"Kami memulai dengan baik kemudian mulai menderita setelah Wolfsburg menyamakan kedudukan dan kami menghadiahkan mereka tiga gol," nilai Mancini seperti dilansir Football Italia.
"Kami harusnya bisa lebih hati-hati, Carrizo juga mengalami situasi yang amat sial. Pertandingannya sebenarnya berjalan baik, sayang sekali ada kesalahan-kesalahan itu. Gol-gol mereka merupakan hadiah dari kami.
"Kesalahan bisa menimpa kiper dan operannya yang salah sasaran juga merupakan kesalahan dari pemain bertahan kami karena tidaklah tepat untuk selalu mengoper ke kiper. Mereka harusnya berusaha mengoper ke depan dan lebih berani," sebutnya.
Mancini kemudian ditanya apa ia menyesal sudah memilih Carrizo untuk pertandingan tersebut alih-alih kiper pertama Samir Handanovic.
"Ia selalu bermain di ajang ini dan sudah bermain amat baik. Kekalahan kali ini bukanlah kesalahannya," ucap Mancini.
Berita bola : Vahid Halilhodzic Isi Kursi Kosong Pelatih Timnas Jepang
Berita bola : Vahid Halilhodzic Isi Kursi Kosong Pelatih Timnas Jepang
sumber berita Vahid Halilhodzic Isi Kursi Kosong Pelatih Timnas Jepang : detik.com Silahkan Baca juga blog tips supaya segera memiliki anak . Xie xie Anda sudah berkunjung di Vahid Halilhodzic Isi Kursi Kosong Pelatih Timnas Jepang
sumber berita Vahid Halilhodzic Isi Kursi Kosong Pelatih Timnas Jepang : detik.com Silahkan Baca juga blog tips supaya segera memiliki anak . Xie xie Anda sudah berkunjung di Vahid Halilhodzic Isi Kursi Kosong Pelatih Timnas Jepang
Langganan:
Postingan (Atom)